![]() |
|
Seperti halnya seorang anak yang tidak mengikuti nasihat dari orangtua, kita yakini bahwa Ridho Allah adalah ridho orangtua. Seringkali yang terjadi adalah kita merasakan kegagalan dalam suatu pekerjaan karena tidak mempertimbangkan dan menjalankan nasihat orang tua.
Begitulah kurang lebih gambaran dari KUALAT. Sekeras apapun usaha kita, kalau yang kita lakukan tidak sesuai dengan pedoman atau nasihat yang diajarkan, maka akibatnya seringkali kita mendapatkan kegagalan, kecemasan, ketakutan, dsb. Namun apa yang terjadi jika kualat itu masuk di dalam dunia pendidikan ?
Mari kita mulai dari sebuah keluhan nabi Muhammad SAW yang diabadikan dalam Al Qur’an surat Al Furqan :30
وَقَالَ الرَّسُولُ يَا رَبِّ إِنَّ قَوْمِي اتَّخَذُوا هَذَا الْقُرْآنَ مَهْجُوراً-٣٠-
Dan Rasul (Muhammad) berkata, “Ya Tuhan-ku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan al-Quran ini diabaikan.”



Ibnu Abbas berkata menceritakan kenangannya bersama Rasulullah saat usianya masih kecil,
Kita sepakat bahwa islam sudah teruji dalam menghasilkan banyak generasi yang siap memimpin bumi ini ribuan tahun lamanya. Data empiriknya sudah tercatat dalam sejarah. Maka sebenarnya ada harapan disetiap zaman untuk menghasilkan generasi yang sama seperti generasi terdahulu, asalkan semua berdasarkan panduan yang bersumber langsung dari Al Qur’an dan Sunnah.
“ihhh.. lucu banget sih ini anak. Ngegemesin deh” berkata seorang ibu di depan anak gemuk yang terlhihat menggemaskan. “iya bu ini anak makannya banyak, sehari bisa 4 mangkok sendiri” sahut ibu dari anak tersebut.