YOOtheme
Galat
  • JUser::_load: Unable to load user with id: 5143

Pemuda

elvin sasmita
Kamis, 04 Oktober 2012 10:12
Ditulis oleh Elvin Sasmita

Baru saja sebuah stasiun televisi swasta dalam  program Headline News, 5 September 2012, dengan tema "Awas, Ancaman Teroris Muda" , menyampaikan lima poin tentang pola perekrutan tersebut, yakni :

  1. Sasarannya siswa SMP Akhir – SMA dari sekolah-sekolah umum
  2. Masuk melalui program ekstrakurikuler di masjid-masjid sekolah
  3. Siswa-siswi yang terlihat tertarik kemudia diajak diskusi di luar sekolah
  4. Dijejali berbagai kondisi sosial yang buruk, penguasa yang korup, keadilan tidak seimbang
  5. Dijejali dengan doktrin bahwa penguasa adalah toghut/kafir/musuh
budi
Rabu, 26 September 2012 07:05
Ditulis oleh Budi Ashari

Anak-anak muda yang membahayakan. Para teroris hadir. Sel-sel baru bermunculan. Pengajian-pengajian sumbernya. Masjid pusatnya. Terutama masjid sekolah-sekolah dan kampus. Kumpulan mereka perlu diwaspadai dan diawasi.

Lihatlah pola yang menggiring secara bertahap tapi pasti.Hasilnya sangat terlihat. Para orangtua banyak yang khawatir begitu melihat anaknya berubah menjadi baik. Seorang ibu ketakutan saat melihat anaknya liburan dari pesantrennya, karena melihat pakaian putrinya itu sangat rapi menutup aurat sesuai syariat Islam. “Apa anak saya sudah kerasukan pemikiran radikal?

galan
Sabtu, 08 September 2012 11:22
Ditulis oleh Galan Sandy

Mau jadi apa generasi kita”. Itulah kalimat yang keluar dari salah seorang ayah. Beliau heran saat membaca  di salah satu surat kabar nasional. bagaimana tidak heran, lihatlah betapa bingungnya negeri ini untuk memecahkan solusi atas hasil dari pendidikan. Konsep pendidikan modern ini belum mampu menjawab semua pertanyaan, silih berganti kurikulum akibat banyaknya penelitian yang berkembang. Mungkin berandai-andai untuk melahirkan generasi peradaban untuk memimpin bumi ini saja kita sudah enggan.

Mari kita lihat,

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang mengevaluasi kurikulum pendidikan yang berlaku saat ini, yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan 2006. Evaluasi ini melibatkan tokoh pendidikan, tokoh agama, masyarakat, psikolog, dan sejumlah kalangan lain.

Mengapa ?

galan
Yang Terlupakan dari Masa orientasi
Jum'at, 20 Juli 2012 09:56
Ditulis oleh Galan Sandy

Saat ini sebagian anak sedang berbahagia, karena mereka akan menjalani kehidupan barunya sebagai siswa/santri di sekolah baru. Rasa berdebar-debar, senang bercampur dengan penasaran pastinya menyelimuti hati mereka. Masa orientasi sekolah juga beragam, dari yang positif sampai yang negative.  Ada yang bersemangat menyambut hari pertama sekolahnya, dan juga sebaliknya. seperti kejadian rutin yang terjadi di kota Demak; dimana pada hari pertama masuk, para orangtua sudah menunggu di depan pintu gerbang sejak subuh hanya untuk berebut bangku agar anak-anaknya dapat duduk belajar di bagian depan, supaya lebih jelas dalam menyimak pelajaran. Atau ada juga anak-anak yang berjalan ke sekolah dengan membawa aksesoris yang “aneh” sesuai  perintah dari panitia masa orientasi di sekolahnya.

Keajaiban Masa Muda 2
Jum'at, 27 Agustus 2010 14:47

(Bagian Kedua)

D. Malaikat Hadir dengan Sosok Seorang Pemuda

Suatu saat Abdullah bin Mas'ud pernah menyampaikan, "Jibril pernah datang menemui Nabi Shallalahu alaihi wa sallam dalam sosok seorang pemuda." (Syarh Musnad Abi Hanifah)

Ada satu hal yang menarik dari riwayat singkat Ibnu Abbas diatas. Yaitu kehadiran Malaikat Jibril dalam rupa seorang pemuda saat menyampaikan wahyu kepada Rasulullah Saw. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwasanya masa muda adalah masa yang tepat untuk menuntut ilmu. Masa muda adalah masa yang tepat untuk membekali diri dengan ilmu pengetahuan.