|
Seorang ibu yang biasanya merapikan kamar dengan tangan kanannya, ia mampu mengguncang dunia dengan tangan kirinya. Hati ibu bak lapangan paling luas atau samudera paling dalam bagi anak-anaknya. Dekapan ibu adalah tempat berteduh yang paling menentramkan.
Jamil az-Zahawi, “Generasi sebuah ummat tidak akan pernah hebat, jika para ibunya tidak mau peduli.”
Sedangkan penyair dari lembah Nil, Mesir, Hafidh Ibrahim menggubah syair, “Ibu adalah madrasah, yang jika kamu menyiapkannya, berarti kamu telah menyiapkan generasi yang kesatria.”
Para ibu sebenarnya adalah para arsitek peradaban sejati. Jika mereka cerdas dan cermat memainkan perannya, maka akan hadir dari sentuhannya generasi-generasi unggulan.
Dan inilah sepenggal kisah tentang lahirnya seorang ulama’ besar dari asuhan seorang ibu yang istimewa.

